๐ ๐๐ ๐๐ฆ๐— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Honorer Nasional (AHN) Kabupaten Mamasa resmi terbentuk dan telah melaporkan keberadaan serta susunan kepengurusannya kepada Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, pada Jumat (01/08/2025). Dalam audiensi yang berlangsung di ruang kerja Bupati, turut hadir Inspektur Kabupaten Mamasa, Yohanis, dan Kepala BKPP Mamasa, Baso Parjuni.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua AHN Mamasa Dedi Demmatande didampingi jajaran pengurus lainnya menyampaikan perkembangan tuntutan tenaga honorer yang sebelumnya telah disuarakan dalam beberapa kesempatan. Ia juga menyerahkan dokumen resmi berupa Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat AHN, yang menetapkan dirinya sebagai Ketua DPD AHN Mamasa untuk masa bakti 2025–2028.
Berdasarkan dokumen SK yang ditetapkan di Mamuju pada 5 Juli 2025 dan ditandatangani oleh Ketua Umum AHN R. Edi Kurniadi, S.Pd serta Ketua DPW Sulawesi Barat Padli Zafue Dollah, S.IP, struktur pengurus AHN Mamasa mencakup tokoh-tokoh lokal dari berbagai instansi. Nama-nama seperti Harpin (Wakil Ketua), Ferdinand Pasa (Sekretaris), Andi Guling (Bendahara), Selfanus Dundu (Bidang Humas), dan Yetti Sukijan (Koordinator OPD) tercatat dalam dokumen.
Bupati Mamasa menyambut baik terbentuknya AHN Mamasa dan membuka ruang dialog terbuka dalam suasana kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamasa mendukung perjuangan tenaga honorer, khususnya melalui skema penataan sesuai kategori R2 dan R3.
“๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ข๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ ๐ข๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐๐ ๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ข. ๐๐๐๐ข๐ ๐ด๐ป๐ ๐๐ข๐๐ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐๐ก๐๐, ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐. ๐พ๐๐๐ข๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ก๐ข ๐๐๐๐ก๐๐๐,” ๐ก๐๐๐๐ ๐ต๐ข๐๐๐ก๐.
Dalam dokumen SK, AHN Mamasa juga mencantumkan unsur kehormatan, penasihat, dan pembina yang berasal dari pejabat tinggi daerah, seperti Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan Kepala BKPP. Hal ini menunjukkan pendekatan kolaboratif yang dibangun AHN dengan pemerintah daerah.
Dengan telah terbentuknya kepengurusan yang sah dan terstruktur, AHN Mamasa berharap dapat menjadi wadah perjuangan yang kredibel dan produktif dalam mengawal aspirasi tenaga honorer, khususnya di wilayah Kabupaten Mamasa.(Leo)
