Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bupati Mamasa Buka Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama 2025

Senin, 11 Agustus 2025 | 04:05 WIB Last Updated 2025-08-10T21:05:57Z


MAKASSAR – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi dan evaluasi kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Mamasa Tahun 2025, Minggu (10/08/2025), di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.


Acara yang diselenggarakan bekerja sama dengan LAN RI ini dihadiri Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, Sekretaris Daerah Mamasa, seluruh pejabat Eselon II, serta tim seleksi yang dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Mamasa Nomor 800/KPTS-181/VII/2025.


Dr. Muhammad Aswad, M.Si., yang juga menjabat Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN RI Makassar, akan memimpin proses seleksi bersama empat anggota lainnya, yakni Drs. M. Natsir, MM (Inspektur Provinsi Sulawesi Barat), Prof. Dr. Petrus Peleng Roreng, S.E., M.Si., ACPA., CRA., CRP (Wakil Rektor II Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar), Prof. Dr. Mithen Lullulangi, MT (Dosen Universitas Negeri Makassar), dan Drs. James R. Pualllin, M.Si (Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri).


Uji kompetensi atau jobfit ini menjadi agenda strategis Pemkab Mamasa untuk memastikan rotasi dan pengisian jabatan dilakukan secara transparan, kompetitif, dan sesuai peraturan perundang-undangan.


Pelaksanaan uji kompetensi ini mengacu pada Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah tentang Manajemen PNS, serta persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.


Dalam sambutannya, Bupati Welem Sambolangi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Mamasa untuk menempatkan pejabat yang benar-benar berkompeten, profesional, dan berintegritas di setiap jabatan strategis.


“๐‘†๐‘Ž๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘๐‘’๐‘Ÿโ„Ž๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘ ๐‘ ๐‘’๐‘š๐‘ข๐‘Ž ๐‘๐‘’๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ก๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘”๐‘–๐‘˜๐‘ข๐‘ก๐‘– ๐‘ข๐‘—๐‘– ๐‘˜๐‘œ๐‘š๐‘๐‘’๐‘ก๐‘’๐‘›๐‘ ๐‘– ๐‘–๐‘›๐‘– ๐‘‘๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› ๐‘ ๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘”๐‘ขโ„Ž-๐‘ ๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘”๐‘ขโ„Ž, ๐‘˜๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘’๐‘›๐‘Ž โ„Ž๐‘Ž๐‘ ๐‘–๐‘™๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘‘๐‘Ž๐‘ ๐‘Ž๐‘Ÿ ๐‘๐‘’๐‘›๐‘ก๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘‘๐‘Ž๐‘™๐‘Ž๐‘š ๐‘˜๐‘’๐‘๐‘–๐‘—๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘˜๐‘’๐‘๐‘’๐‘”๐‘Ž๐‘ค๐‘Ž๐‘–๐‘Ž๐‘› ๐‘˜๐‘–๐‘ก๐‘Ž,” ๐‘˜๐‘Ž๐‘ก๐‘Ž ๐‘Š๐‘’๐‘™๐‘’๐‘š.


Ia menambahkan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di pemerintahan adalah prasyarat utama untuk mempercepat pembangunan daerah dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Mamasa.(*/Leo)