![]() |
| FOTO : Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto A.W, S.I.K., S.H., M.Si, |
TORAJA UTARA ---- Kepolisian Resor (Polres) Toraja Utara memberikan pernyataan resmi terkait insiden yang terjadi di Valerie Cafe pada Rabu malam (01/04/2026) yang diduga melibatkan oknum anggota Polri.
Kapolres Toraja Utara menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh personelnya dan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Dalam keterangannya, Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto A.W, S.I.K., S.H., M.Si, menyampaikan bahwa oknum anggota yang terlibat dalam peristiwa tersebut saat ini tengah menjalani serangkaian proses hukum.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi terhadap tindakan individu yang mencederai hukum dan merugikan Masyarakat, ungkapnya.
"Kami sampaikan kepada rekan-rekan media dan Masyarakat, bahwa oknum anggota Polres Toraja Utara yang terlibat dalam peristiwa di Valerie Cafe saat ini sudah diproses. Proses hukum dilakukan secara paralel, yakni melalui peradilan pidana umum maupun sidang kode etik profesi Polri, dan saat ini anggota tersebut tengah menjalani patsus di Polres Toraja Utara," ujar Kapolres.
Dijelaskannya, Saya selaku pimpinan Polres Toraja Utara menjamin bahwa seluruh tahapan pemeriksaan hingga sanksi nantinya akan pihaknya lakukan dengan Tegas, Transparan, dan Akuntabel.
Kapolres juga meminta Masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada pihak Kepolisian dalam menuntaskan perkara ini. Institusi berkomitmen untuk terus berbenah dan memastikan setiap personel menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan Masyarakat dengan penuh integritas.
"Proses ini adalah bukti keseriusan kami. Siapa pun anggota yang melanggar aturan, akan menerima konsekuensi hukum yang setimpal demi menjaga marwah institusi Polri," tutup Kapolres.
