Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Arahan Kapolri Diabaikan, Judi Sabung Ayam Makin Marak di Toraja Utara Tak tersentuh Hukum

Jumat, 02 Januari 2026 | 08:36 WIB Last Updated 2026-01-02T01:36:26Z



TORAJA UTARA --- Dugaan Praktik perjudian sabung ayam diwilayah hukum Polres Toraja Utara kembali menjadi sorotan publik. Arena judi yang dihimpun terjadi di berapa tempat yaitu di lokasi kampung Batu, lembang sakdan tiroan, kecamatan sakdan, Lembang misak bakbana kecamatan buntao
(Tongkonan buka) dan di Ba'tan tersebut beroperasi ini hari dan secara terang terangan meski jelas melanggar hukum.


Dari informasi masyarakat yang masuk di redaksi ini hari aktifitas tersebut berlangsung Jumat (02/01/2026). Lokasi yang dikelola ramai didatangi penjudi dan masyarakat. Dan sebelum dimulai kegiatan deretan roda dua dan roda empat yang terparkir disekitar lokasi menjadi bukti betapa bebasnya kegiatan tersebut berjalan bahkan sudah berbulan-bulan lamanya.


Salah seorang warga yang diwawancarai mengatakan saya heran pak judi sabung ayam marak dan tidak ada dari pihak polisi yang datang menangkap dan membubarkan judi sabung ayam padahal nyatanya dilapangan di ketahui pihak polisi tapi tidak mau dibubarkan.


Kegiatan judi sabung ayam selalu dilakukan siang sampai sore pak tapi kenapa tidak dibubarkan saya mengaku heran dengan sikap aparat hukum sehingga masyarakat menduga ada oknum yang melindungi aktifitas judi sabung ayam.


Padahal pasal 303 KUHP secara tegas mengatur bahwa segala bentuk perjudian merupakan tindak pidana. Namun di Kabupaten Toraja Utara propinsi Sulsel aturan itu seolah tidak berlaku. Publik pun menilai Instruksi Kapolri mengenai pemberantasan judi tidak dijalankan dengan serius oleh Aparat.


Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto A.W, S.H., S.I.K., M.Si. dan Kasat Reskrim ikut menjadi sorotan masyarakat. Minimnya tindakan tegas dinilai memperkuat dugaan bahwa praktik perjudian tersebut memiliki "Bekingan" dari pihak tertentu.


Ketua Lembaga Swadaya John Paul meminta Polda Sulawesi Selatan dan Mabes Polri segera turun tangan untuk mengevaluasi kinerja jajaran Polres Toraja Utara. John menilai pembiaran terhadap praktik judi bukan hanya mencoreng citra kepolisian tetapi juga melemahkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum diPolres Toraja Utara.


Fenomena ini kembali menegaskan bahwa pemberantasan judi di Toraja Utara masih jauh dari harapan. Selama penegakan hukum  berjalan setengah hati praktik ilegal seperti judi sabung ayam akan terus tumbuh subur ditengah lemahnya pengawasan Aparat Hukum.

Tim Redaksi